Luthfi Assadad

Luthfi Assadad

Bogor

,

Indonésie

luthfi.wordpress.com
“This my ziki :-)”

Sertifikasi Guru (3)


Mulai hari Senin (10/12/2007) yang lalu, ibu saya mengikuti diklat di UIN Malang dalam rangka mendongkrak nilai berkaitan dengan sertifikasi guru. Hal-hal yang menjadi agak penting (IMHO):

1. Sertifikasi dilakukan secara bertahap, antri. Daftar, dipanggil, menyerahkan berkas/dokumen. Biasanya semakin sering seorang guru ikut suatu kegiatan (seminar, pelatihan, dll) yang ada sertifikatnya, gampang lulusnya. Kalo gak lulus, lalu ikut diklat. Diklatnya pun dilaksanakan secara bertahap. Ibu saya -qodarallah- gak lulus, jadi ikut diklat.

2. Diklat rencananya dilaksanakan dari tanggal (Senin-Ahad) 10-16 Desember 2007. Kenyataannya hari Sabtu siang kemarin sudah penutupan. Wajar, mana ada PNS kerja di hari Ahad, apalagi dosen … hihihi.

3. Bau-baunya sih (kata ibu saya) semua peserta lulus … soalnya panitia bilang (saat acara penutupan), walaupun secara tersirat.

Demikian.

ps: Penilaian sertifikasi berdasarkan dokumen (AFAIK), semakin banyak sertifikat yang dimiliki, semakin besar peluang guru untuk lolos sertifikasi. Beberapa kejadian yang terkait dengan hal ini (yang saya ketahui): guru2 baru rata2 tidak lolos sertifikasi, sertifikat dibuang (merasa gak penting) akhirnya gak lulus sertifikasi, surat keterangan dari kantor yang lama gak nongol2 sehingga dokumennya kurang dan gak lulus (kasus ibu saya).